Mewujudkan Perempuan Tangguh dan Berdaya, BSA Hadir di 6 Desa Dampingan
Probolinggo, Januari 2025 – Tim Program Inklusi ‘Aisyiyah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Probolinggo telah sukses melaksanakan kegiatan Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di enam desa dampingan, yaitu Desa Gebangan, Desa Rawan, Desa Gading Kulon, Desa Blado Kulon, Desa Bulujaran Lor, dan Desa Liprak Kulon. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kepemimpinan perempuan serta meningkatkan akses layanan bagi perempuan yang termarjinalkan.
Kegiatan BSA yang dilakukan di Desa Gebangan dan Desa Rawan, difokuskan pada Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai Sosialisasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Sementara itu, di empat desa lainnya, yakni Desa Gading Kulon, Desa Blado Kulon, Desa Bulujaran Lor, dan Desa Liprak Kulon, materi yang diberikan mencakup edukasi tentang Penguatan Gender, Pencegahan Pornografi, serta Pendampingan Anak dalam Menggunakan HP.
Kegiatan BSA ini mendapat sambutan positif dari peserta, karena peserta merasa didukung dan diberdayakan dalam memperjuangkan hak-haknya. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang berani bersuara, mengambil peran dalam kepemimpinan, serta mengakses layanan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarga.
Dengan demikian, kegiatan BSA ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan perempuan tangguh dan berdaya di Probolinggo.